Bismillah.....
Azan magrib berkumandang sore ini di penghujung bulan Sya'ban dan awal bulan Ramadhan 1436 H. Alhamdulillah masih diberi-Nya kesempatan bertemu bulan-NYA suci yang penuh barokah dan keampunan.
Bismillahirrahmanirrahim, semoga bisa memaksimalkan upaya dalam melakukan ibadah wajib maupun sunnah demi meraih pahala yang Allah lipat gandakan di bulan ini aamiin
Tahun ini adalah tahun pertamaku menjalani hari pertama bulan Ramadhan seorang diri. Ya sendiri saja disini. Tidak ada orang tua tidak bersama adik2 juga tidak ada teman. Sendiri saja. Tapi tidak boleh ada rasa sedih karena sepi, tidak boleh galau karena tak ada opor untuk sahur, sungguh persiapan ruhani lebih penting dari itu semua. Tahun ini sendiri, semoga tahun depan ada suami yg menemani :D aamiin
Hari ini tepat 5 hari aku bisa menyertakan gelar dibelakang namaku. Alhamdulillah.......
lega rasanya sudah melalui tahap paling mendebarkan dimasa kuliah. Ujian Komprehensif.
Hari ini, sore ini di temani notbuk dan modem saja disini, di kamar kontrakan yg beberapa hari lagi akan kami tinggalkan. Ya hari ini sengaja ku tulis disini untuk dibaca tahun depan in syaa Allah.
Semoga di bulan Ramadahan tahun ini benar2 bisa menjadi muslimah yg benar hingga ke bulan2 selanjutnya dan tahun2 seterus2nya aamiin
Rabu, 17 Juni 2015
Sabtu, 13 Juni 2015
Hidayah kpn datangnya? (lanjutan)
Ketika seseorang merasa atau sadar bahwa dia butuh hidayah agar bisa melakukan kebaikan dan bahkan menjalankan kewajibannnya kepada Allah ini pertanda bahwa seyogyanya dia segera mencari jalan "pertemuannya" dg hidayah tersebut. Mengapa demikian? Hidayah itu merupakan kesadaran diri akan kewajiban yg harus di jalankannya tanpa boleh menunda2 lagi. Contohnya tulisan sebelum ini, untuk yakin memutuskan berhijab itu memang butuh hidayah yakni sadar dengan sebenar2nya bahwa seorang muslimah yg dewasa/baligh berkewajiban menutup auratnya dr pandangan non mahrom. Namun, fenomena merasa belum dapat hidayah yg dirasakan saudari2 muslimah diluar sana kemungkinan besar tidak diiringi dg menempuh jalan menuju hidayah tersebut yakni "MENGAJI" hingga hidayah itu pun tak kunjung tiba.
Mengaji ini bukanlah sebatas belajar membaca Al-Qur'an dan belajar shalat 5 waktu seperti anggapan kebanyakan masyarakat daerah tempat saya tinggal. Mengaji disamping belajar membaca Al-Quran seharusnya, semestinya, diiringi dgn benar2 belajar tentang Islam secara mendalam. Pun, ketika kita belajar membaca Al-Qur'an, kemudian sudah lancar membacanya lalu mendalami maknanya membaca terjemahnya, maka jalan hidayah itu pun terbentang luas. Lalu apakah kita hanya menunggu hidayah itu datang sendiri?
Tentu saja tidak, mari kita jemput dan sambut hidayah petunjuk jalan kebenaran dari Allah dgn senantiasa belajar dan belajar mengenai Islam secara benar dgn guru2 yg benar2 faham tentunya.
Setelah mampu berhijab karna merasa sudah mendapat hidayah apakah semuanya selesai? Apakah akan mampu bertahan memakai hijab hingga selama hidup? Apakah hijabnya sudah benar menurut syari'at (hukum islam)?
in syaa Allah saya akan coba bahas di tulisan selanjutnya, semoga bermanfaat terutama bagi saya pribadi yg masih bodoh dan butuh banyak belajar. Allah Maha Mengetahui dan Allah Maha Sempurna.
Astghfirullahal 'azhim....
Wassalam......
Mengaji ini bukanlah sebatas belajar membaca Al-Qur'an dan belajar shalat 5 waktu seperti anggapan kebanyakan masyarakat daerah tempat saya tinggal. Mengaji disamping belajar membaca Al-Quran seharusnya, semestinya, diiringi dgn benar2 belajar tentang Islam secara mendalam. Pun, ketika kita belajar membaca Al-Qur'an, kemudian sudah lancar membacanya lalu mendalami maknanya membaca terjemahnya, maka jalan hidayah itu pun terbentang luas. Lalu apakah kita hanya menunggu hidayah itu datang sendiri?
Tentu saja tidak, mari kita jemput dan sambut hidayah petunjuk jalan kebenaran dari Allah dgn senantiasa belajar dan belajar mengenai Islam secara benar dgn guru2 yg benar2 faham tentunya.
Setelah mampu berhijab karna merasa sudah mendapat hidayah apakah semuanya selesai? Apakah akan mampu bertahan memakai hijab hingga selama hidup? Apakah hijabnya sudah benar menurut syari'at (hukum islam)?
in syaa Allah saya akan coba bahas di tulisan selanjutnya, semoga bermanfaat terutama bagi saya pribadi yg masih bodoh dan butuh banyak belajar. Allah Maha Mengetahui dan Allah Maha Sempurna.
Astghfirullahal 'azhim....
Wassalam......
Hidayah kapan datangnya?
Bismillah....
Assalamu'alaikum....
Hidayah atau sering diartikan petunjuk dari Allah, Al-Hadi (Maha Pemberi petunjuk).
Tak jarang kita dengar seorang muslimah saat ditanya kenapa belum berhijab, rata-rata beralasan belum ada hidayah atau belum dikasih hidayah. Sebenarnya hidayah itu bisakah datang sendiri kepada si penerima? layaknya bang Hidayat yg datang menemui mba Muslimah wanita shalihah idamannya lalu mereka menikah dan seterus2nya (ups kesamaan nama tokoh tdk disengaja yee) :D.
bisa gak ya? hmmmh
lanjut ba'da magrib in syaa Allah :)
Assalamu'alaikum....
Hidayah atau sering diartikan petunjuk dari Allah, Al-Hadi (Maha Pemberi petunjuk).
Tak jarang kita dengar seorang muslimah saat ditanya kenapa belum berhijab, rata-rata beralasan belum ada hidayah atau belum dikasih hidayah. Sebenarnya hidayah itu bisakah datang sendiri kepada si penerima? layaknya bang Hidayat yg datang menemui mba Muslimah wanita shalihah idamannya lalu mereka menikah dan seterus2nya (ups kesamaan nama tokoh tdk disengaja yee) :D.
bisa gak ya? hmmmh
lanjut ba'da magrib in syaa Allah :)
Selasa, 02 Juni 2015
My Worst Day
All become dark I could not see her smile
I just want to fly over the dark file
Nothing to do Nothing to wait No hope
Tears flow wetting my face erase my smile
I don’t know what to say to all who come
But I know why they all decide to come
To give their love and hug and sympathy
And say goodbye to her who know isn’t warm
I could see her pale body lie in there
All become dark and I could not feel bare
Seeing her face that I want to kiss it
All I see frightening as a nightmare
Every body look at me full of love
This is my worst day no smile and no laugh
Mom you’re my life spirit and you have gone
now
May God will keep us with blessing and love
*a poem written by a not "puitis" student as a poetry class assignment
Maaf Aku “menangis” Ibu
17
Desember 2008 .....................................................................
Sore itu pukul
17.30..................di UGD.......sebuah rumah sakit.
Senyumnya, canda tawanya,
belaian lembutnya, kasih tulusnya.........
Ibuuuuuuuuuuuuuuuuuuu...
Innalillahi wa
inna ilaihi raji’un, Ya Rabb telah Engkau panggil beliau dari sisiku........
Tiada air mata
yang sanggupku keluarkan, hanya dadaku terasa penuh sesak, tubuhku terasa bergetar
dahsyat...........
Ibuku telah
pergi....
Di mana ayahku?
Di mana adik2ku?
Di mana mereka?
Siapa yang
merawat adik kecilku yang manja? Siapa yang akan mengurusi rumah kami? Siapa
yang akan membantu ayah?
Ya Allah aku
ikhlaskan kepergian beliau, jadikan kematian ibuku husnul khatimah aamiin ^.^
Ayah, siapa yang
akan menemanimu menjaga kami? Izinkan aku kembali bersama kalian menggantikan
ibu...........
Ayah aku ingin
bisa melihat kalian setiap saat...........
Cukuplah kuliah
ku sampai di sini......
Tapi...........
Meski Ibu telah
pergi, hidup harus tetap berlanjut. Kuatkan hati, walau sulit kita pasti mampu
menjalaninya dengan kehendak Allah...
16 Desember 2008...........
Senja menjelang
magrib, sebuah ambulance RSUD Liwa tiba di UGD RSUAM........
Ku lihat wajahnya
kesakitan......
Lemah tak
berdaya.......
Matanya
terpejam....... ibuuuuuuuuuuuuuuku
Ibu lihatlah
aku...
Ibu......
lihatlah aku....bukalah matamu ibu.....
Pandangannya
tertuju padaku....... dan anggukan......................
mungkin...
Tak sepatah kata
pun terluncur dari bibirnya.
Ya Allah akankah
aku kehilangan dia sebegitu cepat.......
Ku sentuh tangannya
yang sedikit kasar karna bekerja keras untuk kami, tangan ibu menggengamku
erat.......
Ku rasakan
pijatan keras atau mungkin isyarat betapa dahsyatnya sakit yang ia
rasakan........
Ya Allah jadikan
sakitnya sebagai penggugur dosa2nya.... aamiin ^^
.......................
17 Desember 2008, dini hari
Ku dengar
dengkurannya....
Apakah ini
pertanda?????????????
Bukan, ayah
bilang ibu hanya tidur seperti biasanya....
Ku ambil
gambarnya........
Akan ku tunjukkan
pada ibu saat ibu telah pulih kembali.
..............
Ku pandangi
infusnya...... masih mengalir,
Nadinya pun masih
berdenyut..........
Alhamdulillah
.............
Ya Allah menagapa
dokter yang dijanjikan belum juga datang?
..........
Seorang dokter
masuk, meminta izin.......
Sebuah selang dan
sebuah mesin penyedot dipasang di tenggorokannya...........
Ya
Allah................
Ibuuuu sakit ya?
Darah hitam
mengalir menuju mesin itu.......
Ya
Allah.............
Mengapa begini?
.................Ya
Allah..............
Mesin pembantu
denyut jantung di pasang...........
Hamba mohon
berilah yang terbaik untuk ibuku..... Ya Rabb ^^
..................................
Suhu tubuh ibu
tidak lagi stabil, detak jantungnya melebihi 200 detakan permenit........
Laa haula walaa quwwata illa billah!!!
Kaki ibu dingin
dan memucat
...............................................
Ibu dengarkan
aku.......
Maafkan semua
kesalahan ku padamu ibu........
Aku
mencitaimu.......
Ibu......
Ikuti aku.....
“Ya Allah
jika memang sudah ajalku maka panggillah aku dalam husnul khotimah......
Ya Allah ampuni segala dosa-dosaku..........”
Aamiin
Ya Allah ampuni aku........
Laa
ila haillallah......
Aku
menangis...............
Ibu meneteskan
air matanya.....
Ya Allah ibuku
menyimak kata-kataku........
Ibuuuu..... aku
ikhlas ibu pergi...
Ibuu berdoalah
agar dimudahkan Allah jalan ibu menuju sisi-NYA.......
Ibuu aku
mencintaimu... tapi Allah pasti lebih menyayangimu ibu..........
........................................................................................................................
Selang oksigen
dicabut............
Mesin pembantu
denyut jantung dilepaskan..............
Kami
ikhlas.................................
Innalillahi wa
inna ilaihi raji’un...........
‘Tertidur’ lelap...........
ibuku.........
Emaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak.............
Aku berjanji
tidak akan menangis.........
Ku lihat
adikku.........
Dia
menjerit........
.............................
Mobil jenazah
membawa kami...
................
Betung, Sekincau, Tengah malam
Ibu kita berhenti
sejenak di rumah kita...............
Akan ku ambil
kain-kain untuk ibu mandi besok.....
.....................................................................
BAKHU, lewat tengah malam
Ku lepaskan
perlahan baju ibu............ baju batik ayah yang ibu pakai.......
Ku ganti dengan
yang lain, yang bersih
Ku tepati janji
itu..... ibu aku tidak menangis.......
...................
Bakhu, 18 Desember 2008
Perpisahan sebelum bersua lagi di Jannah ALLAH
Matahari telah
terbit........
Sanak saudara
telah berkumpul...
Ku simpulkan
senyuman..... lihatlah aku ikhlas ibuku pergi........
...................................................................................................................
Ku cermati
tubuhnya yang terbaring kaku di hadapanku....
Ibu aku tidak
menangis..........
...................
Kain kafan
disiapkan, ku bantu paman itu agar sesuai dengan tinggi ibu,
Ibu ku
dimandikan.......
Aku bersihkan
bekas perekat selang dan jarum infusnya perlahan...
Ibu aku tidak
menangis..........
Kain kafan telah
membalut tubuh sehat ibuku.....
Ku cium pipi ibu,
yang terasa begitu dingiiiiiin......
Lalu wajahnya pun
di tutupi kain putih itu..
Ya Allah aku
ikhlas.........
..................
Setengah berlari
ku kejar keranda ibuku...
Tanpa alas kaki
aku antar ibu untuk di shalatkan
Subhanalllah
ramainya orang menyolati ibuku.............
Engkau menyayangi
ibuku kan Ya Allah.......... Aamiin^^
......................
Ku ikuti
rombongan menuju rumah ibu yang baru.......
Keranda dibuka....
Ibuku
diturunkan............
Ya Allah saksikan
aku tidak menangisi kepergiannya........
Azan
dikumandangkan,
Kulihat rambut
ibuku, hampir seluruh tubuh beliau tak lagi terlihat
Papan telah
dipasang..........
Selamat Jalan
IBU, I Love You, Tunngu kami di surga-Nya, Aamiin^^
Ya Allah
lapangkan kubur ibuku, terangilah dengan rahmah Mu. jadikan kuburnya taman
surga-Mu, jauhkanlah ibuku dari siksa kubur, jadikan ia ahli surga Mu امين يا رب العلمين
Langkahku
lemah........
Aku pulang....
meniggalkan ibuku yang telah menemui Rabbul Izzati
......................................................................................................................................................
Tangisku hari ini
(16.03.12) bukan karna aku ingkar janji......
Bukan karna aku
tidak mengikhlaskan kepergiannya.......
Inilah rinduku yang
kutuliskan malam ini......
Ya Allah
ampunilah aku yang lalai ini....
Jangan biarkan
aku terpuruk
Genggam aku Ya
Allah
Jangan biarkan
aku jauh dari-Mu
Aku ingin menjadi
anak Shalihah yang bisa menjadi pahala yang terus mengalir bagi Emak ku yang akan membawanya ke surga Mu
& juga kelak bisa membuat Bak ku bahagia melihat aku mencintainya....
karena Mu Ya Allah hingga nanti Aamiin^^
Note: ditengah
keGalauanku sbg mahasiswi semester 8 yg mulai menulis Proposal Skripsi S1
Pendidikan Bahasa Inggris ku
hari ini
02 Juni 2015
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum......
hari ini....
masih disini, di ruangan berukuran tidak lebih dari 3x4 meter persegi. Seharian menatap monitor. Pesbukan, browsing, dan coba2 buat blog. harapannya blog ini bisa berjalan seperti blog2 para bloggers di luar sana. Entahlah sekarang hanya sedang mencoba kemungkinan gagal bertahan memang lebih besar. Lupa password atau bahkan bingung gimana cara posting something disini, hehe
hari ini....
meskipun gaptek tapi tidak salahkan mencoba menulis, semoga meski hanya membaca tulisan sendiri (yg baca cuma diri sendiri) yah se-enggaknya udah nyoba kan?
hari ini...
disini.........
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum......
hari ini....
masih disini, di ruangan berukuran tidak lebih dari 3x4 meter persegi. Seharian menatap monitor. Pesbukan, browsing, dan coba2 buat blog. harapannya blog ini bisa berjalan seperti blog2 para bloggers di luar sana. Entahlah sekarang hanya sedang mencoba kemungkinan gagal bertahan memang lebih besar. Lupa password atau bahkan bingung gimana cara posting something disini, hehe
hari ini....
meskipun gaptek tapi tidak salahkan mencoba menulis, semoga meski hanya membaca tulisan sendiri (yg baca cuma diri sendiri) yah se-enggaknya udah nyoba kan?
hari ini...
disini.........
Langganan:
Postingan (Atom)